sorotcelebes.com | MAJENE — Warga Desa Buttu Pamboang, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, mulai mempertanyakan kejelasan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap IV tahun anggaran 2025.
Hingga memasuki awal Desember, bantuan untuk periode Oktober, November, dan Desember itu tak kunjung diterima para penerima manfaat.
BLT Dana Desa merupakan program pemerintah pusat yang bersumber dari Dana Desa, ditujukan untuk menopang kebutuhan dasar keluarga penerima manfaat (KPM) dengan kondisi ekonomi lemah.
Penyaluran biasanya dilakukan setiap tiga bulan sekali sebagai instrumen menjaga daya beli masyarakat, terutama di tengah tekanan ekonomi desa.
Namun di Buttu Pamboang, ketidakhadiran bantuan hingga penghujung tahun memantik kegelisahan. Sejumlah warga mengaku sangat bergantung pada BLT, terlebih kebutuhan rumah tangga meningkat menjelang akhir tahun.
“Kami belum menerima BLT. Bantuan itu sangat kami butuhkan untuk kebutuhan sehari-hari,” kata seorang warga KPM yang enggan disebutkan namanya. Rabu, (03/12/2025.
Senada dengan itu, warga lain juga merasa kecewa atas minimnya informasi dari pemerintah desa. Menurut mereka, ketiadaan penjelasan justru memicu spekulasi di tengah masyarakat.
“Kami hanya ingin tahu kapan cairnya, dan kenapa belum disalurkan. Kalau memang ada kendala, sebaiknya disampaikan secara terbuka supaya masyarakat tidak salah paham,” ujar warga lainnya.
Keterlambatan penyaluran BLT DD tak hanya berdampak pada kondisi ekonomi keluarga penerima, tetapi juga mencoreng kepercayaan publik terhadap tata kelola anggaran desa. Dana Desa yang bersumber dari APBN seharusnya dikelola berdasarkan asas transparansi dan akuntabilitas.
Dalam sejumlah kasus di daerah lain, kendala penyaluran kerap disebabkan oleh masalah administratif, keterlambatan laporan realisasi anggaran, atau hambatan teknis di tingkat pemerintah kabupaten dan pusat.
Meski demikian, warga menilai pemerintah desa perlu tampil menjelaskan perkembangan terbaru terkait penyaluran.
Pengamat kebijakan publik menilai, komunikasi terbuka antara pemerintah desa dan masyarakat menjadi kunci menjaga kepercayaan. Informasi yang jelas dianggap dapat meredam prasangka negatif dan memastikan warga memahami proses maupun kendala yang terjadi.
Hingga berita ini diturunkan, pemerintah Desa Buttu Pamboang belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab keterlambatan penyaluran BLT Dana Desa tahap IV tahun 2025.











