POLMAN  

HMT Ancam Turun Aksi, Desak Pemda Segera Perbaiki Jalan Rusak di Tiga Desa Tutar

sorotcelebes.com | POLMAN – Himpunan Mahasiswa Tutar (HMT) meminta Pemerintah Daerah agar segera melihat langsung kondisi infrastruktur jalan di tiga desa di Kecamatan Tutar yang hingga saat ini masih sangat memprihatinkan. Kondisi jalan yang rusak parah dinilai telah menghambat aktivitas masyarakat dan membahayakan keselamatan warga.

Permintaan tersebut mencuat setelah adanya peristiwa seorang ibu hamil yang terpaksa ditandu sejauh kurang lebih 20 kilometer akibat sulitnya akses kendaraan menuju fasilitas kesehatan. Kejadian itu menjadi sorotan masyarakat dan dinilai sebagai bentuk nyata masih minimnya perhatian terhadap infrastruktur di wilayah pedesaan.

Baca Juga  PW GP Ansor Sulbar 2024-2029 Resmi Dilantik, Dapat Dukungan dan Bantuan Ternak dari Pemprov

Ketua HMT, Lukman, menyampaikan bahwa pemerintah daerah harus segera mengambil langkah nyata dan tidak hanya menunggu keluhan masyarakat terus berulang.

“Kami meminta Pemda agar segera turun melihat langsung kondisi jalan di tiga desa di Tutar. Ini bukan lagi soal kenyamanan, tetapi menyangkut keselamatan masyarakat. Bayangkan seorang ibu hamil harus ditandu sekitar 20 kilometer karena akses jalan yang tidak memadai,” ujar Lukman.

Baca Juga  Menyemai 17 Juta Bibit Kakao di Polman Membangkit Ekonomi Sulbar

Ia juga menegaskan bahwa HMT bersama masyarakat akan melakukan aksi apabila persoalan tersebut tidak mendapat respon serius dari pemerintah daerah.

“Jika hal ini tidak segera direspon, maka kami siap mengajak masyarakat untuk melakukan aksi sebagai bentuk tuntutan agar pemerintah segera melakukan tindak lanjut,” tegasnya.

Selain itu, anggota DPR RI Ajbar juga sebelumnya menyampaikan bahwa persoalan ini sebenarnya tinggal menunggu tindak lanjut dari pemerintah daerah. Namun hingga hari ini belum ada langkah nyata yang dilakukan.

Baca Juga  Wagub Sulbar Desak Evaluasi Eksekusi Tanah Usai Insiden Kekerasan di Polman

“Ini sebenarnya kuncinya ada di Pemda. Kami juga menunggu, tetapi sampai hari ini belum ada tindak lanjut dari pemerintah daerah,” ungkap Ajbar.

HMT menilai lambannya penanganan persoalan akses jalan tersebut menjadi bentuk ketidakpedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang berada di Kecamatan Tutar. Mereka berharap Pemda segera mengambil tindakan konkret agar masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan akibat buruknya infrastruktur jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *