Perkimtan Dampingi Tim Penilai Adipura KLH Pantau Sejumlah Titik di Majene

sorotcelebes.com | MAJENE — Tim Penilai Adipura Tahap I dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia (KLH RI) melakukan pemantauan terhadap sejumlah titik penilaian di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Minggu (8/11/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Majene turut mendampingi tim penilai untuk memastikan sejumlah lokasi yang menjadi objek pemantauan dapat dinilai sesuai dengan indikator penilaian Adipura 2026.

Pelaksanaan Adipura tahun 2026 merupakan instrumen untuk mengukur kinerja pemerintah kabupaten/kota dalam pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan.

Baca Juga  Perkuat Sinergi, Kapolda Sulbar Silaturahmi ke Wagub Sulbar

Khusus Kabupaten Majene, penilaian Adipura Tahap I dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 November 2026.

Pada pemantauan Minggu, sejumlah lokasi yang menjadi sasaran penilaian meliputi Pantai Dato, Kanal Barane, Perumahan Krida Insani, Taman Kota Tanjung Batu, Kanal Lipu, kawasan permukiman RT 7 RW 5 Lipu, TPS 3R Lipu, hingga Pasar Sentral Majene.

Selain itu, tim juga melakukan pemantauan di kawasan permukiman Galung, Kantor Kelurahan Galung, TPS 3R Beru-beru, Sungai Saleppa, Jalan Kolektor Mustafa Kamal, Terminal Majene, Taman Posasi, kawasan permukiman Teppo, serta permukiman Dusun Kanappe.

Baca Juga  ESDM Sulbar Paparkan Program Strategis 2026, Gubernur Tekankan Program Sesuai Kebutuhan Rakyat

Berbagai lokasi tersebut menjadi bagian dari objek penilaian untuk melihat kondisi kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, hingga keterlibatan masyarakat dalam menjaga kawasan permukiman.

Kepala Bidang Kawasan Perumahan Perkimtan Majene, Nursalam, mengatakan pihaknya berharap seluruh aspek yang menjadi indikator penilaian dapat terpenuhi dengan baik.

“Semoga tim mendapat kepuasan dalam menilai segala aspek penilaiannya. Mulai dari drainase, sampah terpilah, teba, kebersihan, kelompok peduli kebersihan dan partisipasi masyarakat,” kata Nursalam, Minggu (8/11/2026).

Baca Juga  Malam Kenal Pamit Kapolda Sulbar: Gubernur Harap Irjen Pol Adi Geriyan bisa Bawa Sulbar ke Arah yang Lebih Baik

Menurutnya, penilaian Adipura tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik lingkungan, tetapi juga menyangkut sistem pengelolaan sampah dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan secara berkelanjutan.

Karena itu, keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah kelurahan dan desa, kelompok peduli lingkungan hingga masyarakat, menjadi bagian penting dalam mendukung pengelolaan lingkungan di Kabupaten Majene.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *