Perkuat Pengembangan Produk Aren, Fapertahut Unsulbar dan Rumah BUMN Majene Jalin Kerja Sama di Desa Saragian

sorotcelebes | POLMAN – Fakultas Pertanian dan Kehutanan (Fapertahut) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) bersama Rumah BUMN Kabupaten Majene resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan di Desa Saragian, Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar, bertepatan dengan kegiatan Pelatihan Pengemasan Produk dan Diversifikasi Olahan Nira Aren yang diselenggarakan oleh Tim PPK Ormawa Arenova.
Penandatanganan PKS dilakukan oleh pihak Rumah BUMN Majene dan Fakultas Pertanian dan Kehutanan Unsulbar yang diwakili oleh Rizka Aulia Safarni, S.T.P., M.Si., mewakili Dekan Fapertahut Unsulbar. Rizka diketahui merupakan Ketua Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP) Fapertahut Unsulbar.

Baca Juga  Atasi Lampu Jalan Mati di Jl. Lingkar Bandara Tampa Padang, Dinas Perhubungan Sulbar Siap Koordinasi dengan BPTD Kelas III

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendamping UMKM dalam mendukung pengembangan potensi ekonomi masyarakat berbasis komoditas aren yang menjadi unggulan Desa Saragian.

Selain penandatanganan kerja sama, peserta juga mengikuti pelatihan pengemasan produk dan diversifikasi olahan nira aren. Materi pelatihan disampaikan oleh dosen Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP) Fapertahut Unsulbar serta pemateri dari Rumah BUMN Majene.

Baca Juga  Instruksi Sekda Polman Diabaikan, Ritel Modern Alfamart Cs Membangkang Aturan Jam Operasional

Dalam pelatihan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai teknik pengolahan nira aren menjadi produk bernilai tambah, strategi pengemasan yang menarik dan higienis, serta pengembangan pemasaran produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Rizka Aulia Safarni menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat desa.

Menurutnya, potensi aren yang dimiliki Desa Saragian perlu terus didorong melalui inovasi produk dan peningkatan kualitas kemasan sehingga dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Baca Juga  Gempa Guncang Poso dan Malunda, BPBD Sulbar Pastikan Situasi Terkendali

Sementara itu, pihak Rumah BUMN Majene menyambut baik kolaborasi tersebut dan berharap sinergi dengan Fapertahut Unsulbar dapat memperkuat kapasitas pelaku UMKM, khususnya pengrajin dan pengolah produk berbasis aren.

Melalui kerja sama ini, kedua pihak berkomitmen untuk menghadirkan berbagai program pendampingan, pelatihan, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan guna mendukung pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *