Pemdes Tinambung Gencarkan Edukasi Cegah Stunting Lewat Kelas Ibu Hamil dan Pemberian PMT

sorotcelebes.com | MAJENE — Upaya pencegahan stunting kembali menjadi prioritas Pemerintah Desa Tinambung, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Melalui program edukasi kesehatan dan intervensi gizi, pemerintah desa memperkuat langkah pencegahan sejak masa kehamilan hingga periode tumbuh kembang anak.

Kepala Desa Tinambung, Ardiansyah Djohan, mengungkapkan bahwa pihaknya baru saja menggelar kegiatan Kelas Ibu Hamil yang dirangkaikan dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil.

Baca Juga  Polres Majene Lidik Kasus Balita Alami Gejala Keracunan Usai Konsumsi Makanan Pemberian DPPKB

Kegiatan ini disebut sebagai bagian penting dari strategi menekan angka stunting di wilayahnya.

“Kegiatan Kelas Ibu Hamil dan PMT merupakan upaya pencegahan kasus stunting. Karena itu, pemerintah desa terus memberikan edukasi tentang kehamilan, persalinan, dan menyusui,” ujar Ardiansyah Djohan, Kamis (27/11/2025).

Menurut Ardiansyah, PMT memiliki peran krusial khususnya bagi ibu hamil berisiko Kekurangan Energi Kronis (KEK) atau anemia.

Baca Juga  Kolaborasi Ramadan 2025: 14 Komunitas Kompak Berbagi Kebahagiaan di Perkampungan Nelayan

Pemenuhan gizi yang tepat selama kehamilan akan berdampak langsung pada kesehatan ibu serta perkembangan janin.

“Program gabungan ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan janin, serta mencegah komplikasi kehamilan dan stunting pada anak di kemudian hari,” katanya.

Ia menegaskan, Kelas Ibu Hamil menjadi ruang penting untuk memberikan pemahaman mengenai kesehatan kehamilan, persiapan persalinan, perawatan masa nifas, hingga pentingnya Inisiasi Menyusui Dini (IMD).

Baca Juga  Kasus Baduta Keracunan Massal, Kadis PPKB Majene Mengaku Dikawal Selama Dilidik

Dengan pengetahuan yang cukup, risiko kehamilan dapat ditekan sehingga ke depan lahir generasi yang lebih sehat dan berkualitas.

Pemerintah Desa Tinambung memastikan program edukasi dan intervensi gizi akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari komitmen menekan stunting dan memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *