sorotcelebes.com | MAJENE — Suasana Desa Palipi Soreang, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, terasa berbeda. Rabu, (7/1/2026).
Di desa pesisir itu, peletakan batu pertama pembangunan Gray Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes MP) menandai babak baru upaya penguatan ekonomi berbasis kerakyatan.
Acara tersebut berlangsung khidmat dan menjadi simbol keseriusan pemerintah daerah mendorong koperasi sebagai fondasi ekonomi desa. Kehadiran para pemangku kepentingan menunjukkan bahwa pembangunan koperasi tidak sekadar proyek fisik, melainkan agenda strategis yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Sejumlah pejabat penting Kabupaten Majene tampak hadir dan masing-masing melakukan peletakan batu terhadap pembangunan Gray Kopdes MP Desa Palipi Soreang. Diantaranya Bupati dan Wakil Bupati Majene, Wakil Ketua DPRD Majene, Perwakilan Dandim 1401 Majene, dan Kepala Desa Palipi Soreang.
Hadir pula Camat Banggae, jajaran pemerintah desa, aparat kepolisian, tokoh masyarakat, serta Ketua Koperasi Merah Putih Desa Palipi Soreang.
Kehadiran lintas elemen ini mencerminkan kuatnya sinergi antar institusi dalam mendorong kesejahteraan desa.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Palipi Soreang, Wardin Wahid, SH., menegaskan bahwa pembangunan Kopdes Merah Putih merupakan bagian dari gerakan nasional bertema “Bangun Koperasi Desa, Indonesia Jaya”.
Gerakan ini, kata dia, menjadi jawaban atas kebutuhan desa untuk memiliki lembaga ekonomi yang kuat dan berkelanjutan.
Wardin menyebut, koperasi desa tidak hanya diharapkan menjadi wadah simpan pinjam atau usaha semata, tetapi juga instrumen penciptaan lapangan kerja baru.
Selain itu, koperasi diharapkan mampu meningkatkan daya saing ekonomi desa dan memperkuat posisi masyarakat dalam rantai ekonomi lokal.
“Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, masyarakat Desa Palipi Soreang optimis Koperasi Merah Putih akan menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang mandiri, inovatif, dan berkeadilan,” ujar Wardin.
Ia menekankan, keberhasilan koperasi sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat serta dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.
Menurutnya, koperasi harus dikelola secara profesional, transparan, dan berpihak pada kepentingan anggota.
Menutup sambutannya, Wardin yang juga merupakan ketua APDESI Sulbar itu menyampaikan optimisme besar terhadap masa depan ekonomi desa.
“Dari desa kita bangkit, bersama koperasi kita maju untuk Indonesia jaya,” katanya, seraya meletakkan harapan bahwa Kopdes Merah Putih akan menjadi simbol kebangkitan ekonomi rakyat di Palipi Soreang.











