sorotcelebes.com | MAJENE — Kebakaran menghanguskan rumah milik Mukhlis di Dusun Siwunoang, Desa Buttu Baruga, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Ahad pagi, 11 Oktober 2026. Rumah tersebut ludes terbakar dalam waktu kurang dari satu jam. Tidak ada barang yang berhasil diselamatkan, sementara kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.30 WITA, ketika Mukhlis sedang bekerja memanjat pohon kelapa tidak jauh dari rumahnya. Istrinya, Sahamia, saat itu sedang pergi berjualan ke luar kampung. Di dalam rumah masih terdapat mertua Mukhlis yang sedang terbaring sakit lumpuh serta dua anaknya yang masing-masing berusia 8 dan 4 tahun.
Mukhlis mengatakan, ia mengetahui kebakaran tersebut setelah mendengar suara ledakan. Ketika menoleh ke arah rumah, ia melihat kobaran api sudah membesar dan melahap bangunan tempat tinggalnya.
“Saya mendengar ledakan, pas saya menengok ke arah rumah, di situlah saya melihat kobaran api yang sangat besar membakar rumah,” kata Mukhlis, Senin, 12 Oktober 2026.
Melihat kejadian itu, Mukhlis bergegas menuju rumah untuk menyelamatkan anggota keluarganya yang masih berada di dalam bangunan.
“Saya langsung berlari menuju rumah untuk menyelamatkan mertua yang sedang terbaring sakit lumpuh dan kedua anak saya masih berusia 8 dan 4 tahun karena mereka masih berada di dalam rumah,” ujarnya.
Api dengan cepat melahap bangunan hingga tidak menyisakan harta benda milik korban. Dalam waktu kurang dari satu jam, rumah tersebut rata dengan tanah.
“Tidak cukup satu jam, rumah ludes terbakar tak tersisa dan rata dengan tanah. Tidak ada barang yang bisa diselamatkan,” kata Mukhlis.
Kerugian akibat kebakaran itu diperkirakan mencapai Rp100 juta. Namun, penyebab kebakaran belum dijelaskan dalam keterangan yang disampaikan korban. Belum ada pula informasi mengenai hasil pemeriksaan untuk memastikan sumber api maupun besaran kerugian berdasarkan pendataan resmi.
Pemdes Dampingi Pemkab Majene Salurkan Bantuan
Pemerintah Desa Buttu Baruga mendampingi Pemerintah Kabupaten Majene mendatangi korban setelah menerima informasi mengenai musibah tersebut. Pemerintah daerah kemudian menyerahkan sejumlah bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
Penyerahan bantuan dihadiri Hj. Najmah Bachyt Fattah, S.Ag., M.M., yang menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Sosial Budaya Pemerintah Kabupaten Majene sekaligus istri Bupati Majene; Sumiaty, istri Sekretaris Daerah Kabupaten Majene; Kepala Dinas Sosial Majene Najibah B. Fattah, S.H.; serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Majene, Hj. Lies Hirawati Thahir, S.Sos., M.Si.
Kehadiran pemerintah diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga Mukhlis setelah kehilangan rumah beserta seluruh barang di dalamnya.
Kepala Desa Buttu Baruga, Arifin, S.Kep., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Majene atas perhatian yang diberikan kepada warganya yang tertimpa musibah.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Majene atas kepedulian dan kunjungannya serta menyerahkan langsung bantuan kepada warga kami yang ditimpa musibah,” kata Arifin.
Bagi keluarga Mukhlis, bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan di tengah kondisi sulit setelah kebakaran menghanguskan tempat tinggal mereka. Meski bantuan telah disalurkan, kebutuhan pemulihan korban masih perlu menjadi perhatian, terutama terkait tempat tinggal sementara dan pemenuhan kebutuhan dasar keluarga.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya penanganan cepat terhadap warga yang terdampak bencana, termasuk pendataan kerugian dan penilaian kebutuhan lanjutan agar bantuan yang diberikan sesuai dengan kondisi korban di lapangan.












