sorotcelebes.com | MAJENE — Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai Pertemuan Silaturahmi TP PKK Desa Adolang Dhua, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Minggu, (16/11/2025).
Tidak seperti biasanya, kali ini kegiatan dilaksanakan di luar kantor desa, tepatnya di tepi pantai Mosso Mario Apoleang, Kelurahan Mosso Dhua, Kecamatan Sendana, Majene.
Pemilihan lokasi terbuka itu menjadi simbol ruang baru untuk menyegarkan kembali hubungan antaranggota PKK yang sempat renggang selama dua tahun terakhir. Para ibu tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, yang berlangsung santai namun tetap sarat makna.
Pertemuan ini sekaligus dirangkaikan dengan perpisahan 8 (delapan) siswa praktik kerja lapangan (PKL) dari SMK Harapan Bangsa Majene yang selama ini membantu sejumlah kegiatan di desa.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Desa Adolang Dhua, Burhanuddin, S.Pd., hadir memberikan arahan yang disebut para peserta sebagai penuh keteladanan.
Dalam arahannya, Burhanuddin menegaskan pentingnya menjadikan PKK sebagai ruang yang saling menguatkan, bukan tempat membandingkan satu sama lain.
“Mari kita jadikan PKK sebagai ruang kebersamaan, tempat kita saling menguatkan, bukan saling membandingkan. Kecilnya langkah, bila dilakukan bersama, akan membawa perubahan besar,” ujarnya.
Burhanuddin juga menekankan peran strategis ibu-ibu sebagai motor kreativitas desa.
“Kreativitas ibu-ibu adalah kekuatan desa. Teruslah berinovasi, berbagi ide, dan bekerja dengan hati, karena dari tangan ibu-ibu, kesejahteraan keluarga bisa tumbuh,” katanya.
Ia melanjutkan bahwa PKK bukan hanya sekadar pelaksana program, tetapi penggerak utama perubahan sosial di tingkat akar rumput.
“Mari setiap kegiatan PKK kita isi dengan nilai kebersamaan, keteladanan, dan semangat melayani,” ucapnya.
Kepala desa itu juga mengajak para ibu menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Mari menjadi ibu yang tidak hanya cerdas dalam keluarga, tetapi juga bijak dalam bermasyarakat, hadir membawa kesejukan, bukan pertentangan,” katanya.
Menutup arahannya, Burhanuddin menyampaikan penghargaan terhadap setiap kontribusi anggota PKK.
“Setiap ibu itu istimewa. Tidak ada kontribusi yang terlalu kecil. Setiap doa, kerja, dan senyum yang kita berikan untuk PKK, bernilai untuk masa depan generasi kita,” ujarnya.
Pertemuan di tepi pantai itu menjadi momentum pemulihan kedekatan setelah jeda panjang, sekaligus penanda bahwa gerakan PKK di Adolang Dhua tengah bersiap kembali bergerak lebih solid, kreatif, dan membumi.













