sorotcelebes.com | MAJENE — Suasana pagi di Desa Tinambung, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Jumat, 25 September 2026, tampak berbeda. Sejak pukul 07.00 WITA, warga bersama para siswa, siswi, dan guru dari sejumlah sekolah di wilayah desa turun langsung membersihkan kawasan pantai.
Kerja bakti tersebut menyasar sampah yang berserakan di sepanjang pantai wilayah Desa Tinambung. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mengajak generasi muda terlibat langsung dalam menjaga kawasan pesisir.
Kepala Desa Tinambung, Adriansyah Djohan, ST., mengatakan kegiatan tersebut dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan masyarakat dan lingkungan sekolah yang berada di wilayah desa.
“Hari ini kita melakukan kerja bakti, membersihkan pantai di sepanjang wilayah Desa Tinambung,” kata Adriansyah di sela kegiatan.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak semata-mata bertujuan membersihkan sampah. Lebih dari itu, kerja bakti menjadi ruang untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, agar memiliki kepedulian terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang membersihkan sampah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan, terutama bagi generasi muda,” ujarnya.
Adriansyah menegaskan bahwa persoalan kebersihan lingkungan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah maupun petugas kebersihan. Kesadaran masyarakat menjadi bagian penting untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan terawat.
“Menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau petugas, tetapi ini adalah tanggung jawab bersama,” katanya.
Keterlibatan pelajar dan guru dalam kegiatan tersebut juga menjadi pesan bahwa pendidikan kepedulian lingkungan tidak berhenti di ruang kelas. Kesadaran itu perlu dibangun melalui keterlibatan langsung di lingkungan tempat mereka tinggal.
Pantai yang berada di wilayah Desa Tinambung menjadi bagian dari ruang hidup masyarakat pesisir. Karena itu, kebersihan kawasan pantai bukan hanya berkaitan dengan keindahan lingkungan, tetapi juga menyangkut kesadaran bersama untuk menjaga kawasan pesisir dari pencemaran sampah.
Kerja bakti tersebut sekaligus menunjukkan bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari kegiatan sederhana di tingkat desa. Ketika pemerintah desa, masyarakat, sekolah, guru, dan pelajar bergerak bersama, kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi program, tetapi dapat berkembang menjadi kebiasaan dan tanggung jawab bersama.












