MAJENE  

Karang Taruna Salamaq Sosialisasi Kelola Sampah Jadi Pundi Uang

Suasana saat Karang Taruna Salamaq Sosialisasi Pengelolaan Sampah Plastik.

sorotcelebes.com | MAJENE — Untuk menjaga lingkungan dan mengelola sampah dengan benar, tentu tidak lepas dari kesadaran masyarakat.

Kepedulian masyarakat tentang sampah dapat diolah dengan baik agar tidak terjadi pencemaran lingkungan melalui program bank sampah sehingga tidak menutup kemungkinan menjadi peluang usaha yang menghasilkan pundi-pundi uang dan mampu mendongkrak perekonomian.

Program Bank Sampah merupakan inisiatif pemerintah untuk mengurangi sampah dan meningkatkan keterlibatan masyarakat untuk mengurangi sampah.

Baca Juga  Mantan Kades Tak Kunjung Dikukuhkan, Aliansi Masyarakat Desa Pengawal Konstitusi Ancam Demo

Hal ini, juga merupakan tujuan sosialisasi pengelolaan sampah plastik di Kelurahan Pangaliali Kecamatan Banggae bekerjasama Lembaga Karang Taruna Salamaq yang dinakhodai Muhiddin di Aula Kantor Kelurahan Pangaliali, Sabtu (02/09/2023).

Muhiddin menuturkan, sosialisasi pengelolaan sampah adalah praktik berbasis masyarakat yang mengajarkan masyarakat bagaimana mengelola sampah dengan metode Reuse, Reduce, dan Recycle (3R).

Baca Juga  Pansus DPRD Majene Kuliti LKPJ Bupati 2025, Basri Ibrahim: Evaluasi Harus Berbasis Fakta

Sosialisasi pengelolaan sampah plastik dibuka Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Majene Inindria didampingi Sekretaris Camat Banggae Hifni Zakaria bersama sejumlah pemateri.

Dihadapan peserta sosialisasi, mantan Kepala PUPR Majene itu memaparkan, pengelolaan sampah masih mengalami keterbatasan pendanaan, sehingga diharapkan Lembaga Karang Taruna Salamaq dapat berjalan dengan baik untuk bekerjasama pemerintah terkait pengelolaan sampah.

“Pengelolaan sampah di Kabupaten Majene pada 2022, yaitu timbunan sampah sebanyak 25, 898, 94 ton, dan baru dikelola sekitar 12.006 ton atau 46,36 persen, untuk pengurangan sampah 764,55 ton, kemudian ditangani baru 11.242 ton atau 43,41 persen, sementara yang belum dikelola sebanyak 13.892,39 atau 53,64 persen,” urainya.

Baca Juga  Peringatan HLUN 2026 Digelar di Desa Palipi Soreang, Wardin Wahid: Usia Bukan Batasan Produktif

Hadir dalam sosialisasi, Komunitas Pemuda, para Ketua RW se-Kelurahan Pangaliali, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *