MAJENE  

Bakal Dievaluasi, Direktur Utama Perumda Aneka Usaha Majene Diganti?

sorotcelebes.com | MAJENE — Akhir-akhir ini, sejumlah persoalan ditubuh Perumda Aneka Usaha Majene sering muncul kepermukaan dan menjadi perbincangan beberapa pihak.

Salah satu persoalan yang paling menonjol saat ini adalah dugaan penganiayaan yang dilakukan Direktur Utama Perumda Aneka Usaha Majene Moch. Luthfie Noegraha terhadap Irfan Syarif. Bahkan kasus ini sudah sampai kemeja hijau Pengadilan Negeri Majene.

Selain itu, pengelolaan Perumda Aneka Usaha dinilai belum berjalan sebagaimana mestinya sehingga tidak berdampak positif kepada masyarakat Majene.

Akibatnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majene usulkan pergantian Direktur Perumda Aneka Usaha yang saat ini tengah menjalani proses hukum.

Baca Juga  Pemprov dan TP PKK Sulbar Kolaborasi Intervensi Gizi Ibu Hamil di Pamboang

Dilansir dari salah satu media online, Ketua Komisi II DPRD Majene, Napirman, mengungkapkan sejumlah alasan kuat dibalik usulan pergantian direksi tersebut.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian serius adalah tidak adanya Rencana Kerja Tahunan (RKT) yang jelas dari Perumda tersebut.

Padahal, RKT sangat penting sebagai panduan dalam merencanakan dan mengalokasikan anggaran untuk program-program yang dapat menunjang keberlanjutan operasional Perumda.

Napirman mengungkapkan bahwa pengelolaan Perumda yang tidak memiliki perencanaan kerja yang matang berisiko menimbulkan pemborosan dana, bahkan bisa menghambat upaya-upaya pengembangan perekonomian daerah yang lebih produktif.

Baca Juga  Gedung Sekolah SDN 35 Pumballar Tidak Layak Pakai

“Kami melihat adanya ketidakteraturan dalam pengelolaan Perumda ini. Penggantian direksi adalah langkah yang perlu diambil untuk memastikan bahwa pengelolaan perusahaan daerah ini dapat lebih baik ke depannya,” ujar Napirman.

Penggantian Direktur Perumda Aneka Usaha diharapkan dapat memperbaiki sistem pengelolaan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Majene, terlebih mengingat pentingnya perusahaan daerah ini dalam kontribusinya terhadap perekonomian lokal.

Baca Juga  Dinas PMPTSP Klaim 2.000 Pelaku Usaha di Majene Miliki Legalitas

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene bakal melakukan Evaluasi Perumda Aneka Usaha secara menyeluruh.

“Nanti kami evaluasi. Evaluasinya secara umum, kita akan melihat mana yang bermasalah didalam,” tegas A. Rita Mariani, Wakil Bupai Majene saat ditemui sejumlah awak media diruang kerjanya, selasa (26/02/2025).

Penggantian Direktur Perumda Aneka Usaha akan merujuk pada hasil evaluasi yang dilakukan Pemkab Majene.

“Tergantung hasil evaluasinya, kalau memang bermasalah kenapa tidak, untuk apa bertahan pada hal yang berbahaya bagi kita,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *