KAMPUS  

Diduga Terjadi Praktik Bayar Tebus Perbaikan Nilai Error di STIKes BBM

Angga, Salah satu mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Kampus STIKes BBM.

sorotcelebes.com | MAJENE — Solidaritas Mahasiswa Kampus STIKes Bina Bangsa Majene (BBM) mempertanyakan adanya dugaan dana yang ditawarkan untuk menebus nilai error dalam sistem penilaian akademik. Kecurigaan ini mencuat usai sejumlah mahasiswa mengeluh atas dugaan tersebut.

Salah satu mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Kampus STIKes BBM, Angga menduga adanya kejanggalan dalam proses penilaian yang dilakukan oleh salah satu oknum dosen. Menurutnya, tindakan ini sangat tidak sesuai dengan prinsip-prinsip penilaian yang adil dan objektif.

“Ada dugaan ketidakadilan serta subjektifitas oknum dosen dalam memberikan penilaian terhadap mahasiswa. Hal ini bisa mencederai kepercayaan mahasiswa terhadap sistem evaluasi birokrasi kampus,” Ujarnya.

Baca Juga  STIKES Marendeng Majene Yudisiumkan 92 Mahasiswa: Lulusan Kompeten, Harapan Kesehatan Daerah

Menyikapi hal itu, Angga meminta kepada pihak kampus agar mencari tahu kebenaran isu yang beredar ditengah mahasiswa. Alasannya, hal tersebut cukup meresahkan dan dapat menciderai nama baik kampus tercinta.

“Upaya penyelidikan lebih lanjut harus dilakukan birokrat kampus untuk memastikan bahwa tenaga pendidik dalam hal ini dosen bekerja profesional sehingga transparansi dan keadilan dalam proses penilaian bersifat objektif. Ini juga demi menjaga nama baik almamater tercinta”, tegasnya.

Baca Juga  Stikes Marendeng Majene Wisuda 140 Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Lahirkan Tenaga Kesehatan Berkualitas

kejadian seperti ini, Lanjut Angga, tidak bisa dibiarkan lantaran sangat berpotensi merusak integritas akademik secara sistemik juga kronik. Karena itu, evaluasi internal harus ditegaskan dan disegerakan.

“Kami, sebagai mahasiswa, berharap ada langkah tegas dari pihak kampus pasca menindaklanjuti dugaan ini. Evaluasi yang adil adalah hak semua mahasiswa dan jika ada kecurangan, maka harus ada transparansi dalam penanganannya,” tambahnya.

Baca Juga  Turnamen Mini Soccer Piala Gubernur Sulbar di Makassar Berakhir, Ini Juaranya

Ia juga meminta dengan tegas kepada pihak kampus agar masalah tersebut segera diselesaikan demi menjaga kepercayaan mahasiswa terhadap sistem penilaian.

“Kami berharap masalah ini segera ditangani agar kepercayaan mahasiswa terhadap sistem penilaian tetap terjaga”, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *