sorotcelebes.com | MAJENE — Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPD APDESI) Sulawesi Barat, Wardin Wahid, SH, menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadirannya dalam Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) APDESI Kabupaten Pasangkayu, Sabtu, 20 September 2025.
Wardin mengaku sebenarnya telah berencana menghadiri acara penting tersebut. Namun, karena alasan yang tidak bisa dihindari, ia harus kembali dalam perjalanan dari agenda yang sebelumnya digelar di Palu.
“Pada acara Rakorcab APDESI Kabupaten Pasangkayu yang sedianya saya harus hadiri, namun pada akhirnya karena satu dan lain hal, saya kembali dalam perjalanan acara Palu,” ujar Wardin dalam pernyataannya.

Meski absen secara fisik, Wardin tak luput memberikan apresiasi kepada Ketua DPC APDESI Pasangkayu yang telah menyelenggarakan Rakorcab. Ia menilai agenda tersebut sebagai langkah konkret dalam mendorong akselerasi pembangunan desa.
“Saya sangat mengapresiasi Ketua DPC APDESI Pasangkayu yang telah melaksanakan Rakorcab sebagai upaya untuk melakukan percepatan pembangunan desa, sejalan dengan visi dan misi Bupati Pasangkayu, Gubernur Sulbar, serta selaras dengan program pembangunan desa yang digagas oleh Presiden,” kata Wardin.
Dalam kesempatan terpisah, Wardin juga menyinggung hasil pertemuan DPD APDESI Sulbar bersama Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APDESI dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-3 beberapa waktu lalu. Hasil pertemuan itu, menurutnya, telah disampaikan kepada DPP sebagai bentuk tindak lanjut konsolidasi organisasi di daerah.
“Kami telah mengirimkan hasil Rakernas ke-3 kepada DPP APDESI, termasuk hasil pertemuan kami dengan DPP dan beberapa agenda penting lainnya,” ungkapnya.
APDESI Sulbar, lanjut Wardin, akan tetap berada di garda terdepan dalam mengawal program-program pembangunan di tingkat desa, sekaligus memberikan dukungan penuh terhadap arah kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
“Kami, mewakili seluruh kepala desa, mendukung penuh program pembangunan dan arah kebijakan Gubernur Sulbar untuk kemajuan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.











