sorotcelebes.com | MAJENE ā Ancaman genangan dan luapan air saat hujan deras menjadi perhatian Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Majene. Drainase di depan Gedung Olahraga (GOR), Kelurahan Labuang Utara, Kecamatan Banggae Timur, dibersihkan menggunakan alat berat. Rabu (4/11/2026).
Pembersihan dilakukan setelah ditemukan tumpukan sedimen dan sampah yang mengendap di dalam saluran drainase. Berdasarkan pantauan di lapangan, ketebalan material yang menumpuk diperkirakan mencapai satu meter.
Kondisi tersebut menghambat kelancaran aliran air dan berpotensi memicu genangan hingga luapan ke kawasan sekitar, terutama ketika intensitas hujan meningkat.
Untuk mengantisipasi risiko tersebut, Dinas PUPR Majene kembali mengerahkan dua unit alat berat guna mengangkat sedimen dan sampah yang menyumbat saluran air di depan GOR beserta sejumlah titik di sekitarnya.
Kepala Bidang Peralatan dan Perbekalan (Alkal) Dinas PUPR Majene, Andi Abdulal’Laal Maudidi, SE., MM., mengatakan pengerahan alat berat merupakan langkah lanjutan untuk memastikan saluran drainase kembali berfungsi.
“Kami kembali menurunkan dua alat berat untuk membersihkan drainase di Kelurahan Labuang Utara, termasuk di depan GOR,” kata Andi Abdulal’Laal Maudidi yang akrab disapa Andi Alla.
Menurutnya, pengerukan difokuskan pada titik-titik saluran yang mengalami penyumbatan akibat penumpukan sedimen dan sampah.
“Pengerukan difokuskan pada titik saluran yang paling rawan tersumbat,” ujarnya.
Penggunaan alat berat dinilai diperlukan untuk mempercepat proses pembersihan, mengingat ketebalan endapan dan kondisi saluran yang tidak seluruhnya mudah dijangkau melalui pengerjaan manual.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya preventif pemerintah daerah dalam mengurangi risiko banjir di kawasan perkotaan, khususnya pada titik-titik drainase yang mengalami pendangkalan.
Selain mengurangi potensi genangan, normalisasi drainase di kawasan depan GOR dan sekitarnya diharapkan dapat menjaga kenyamanan masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas di sekitar fasilitas umum tersebut.
Dengan pengerukan ini, PUPR Majene berupaya memastikan saluran air mampu menampung dan mengalirkan limpasan hujan secara lebih optimal.













