BPBD Sulbar Terima Peringatan Dini Cuaca Ekstrem dari BMKG: Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang di Mamasa dan Mamuju

sorotcelebes.com | MAMUJU — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat menerima peringatan dini cuaca dari BMKG Kelas II Tampapadang, Minggu, 19 Oktober 2025. Dalam rilis resminya, BMKG memperkirakan potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang akan melanda beberapa wilayah Sulbar pada hari ini.

Wilayah yang diperkirakan terdampak meliputi seluruh area di Kabupaten Mamasa, serta beberapa kecamatan di Kabupaten Mamuju, yakni Kalumpang, Bonehau, dan Tommo.

Baca Juga  Wakil Ketua DPRD Sulbar Tegaskan Komitmen Dukung Pengembangan Pesantren

“Cuaca ekstrem diprediksi hanya terjadi pada tanggal 19 Oktober. Untuk tanggal 20 hingga 21 Oktober, BMKG melaporkan tidak ada potensi cuaca signifikan di wilayah Sulawesi Barat,” ujar Muhammad Yasir Fattah, Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Sulbar.

Yasir menegaskan pihaknya telah menindaklanjuti peringatan tersebut dengan mengirimkan informasi resmi kepada seluruh BPBD kabupaten dan jaringan relawan kebencanaan di wilayah yang diperkirakan terdampak.

Baca Juga  Plh Sekprov Sulbar Optimis Dorong Akselerasi Pembangunan Daerah Bersama Konten Kreator

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, terutama di daerah dengan topografi curam dan rawan bencana,” katanya.

Menurut Yasir, langkah-langkah kesiapsiagaan terus diperkuat sesuai arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.

Baca Juga  Dihadapan Jamaah Tarwih, SDK Titip Doa Kesehatan-Keselamatan Memimpin Sulbar

“Seluruh jajaran BPBD diminta aktif melakukan mitigasi dan memastikan kesiapan penanganan di lapangan, mengingat musim hujan telah mulai menunjukkan intensitas yang meningkat,” imbuhnya.

BPBD Sulbar juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG serta segera melapor kepada pihak berwenang jika terjadi situasi darurat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *