Jelang Ramadhan, Harga Telur Ayam Ras Naik

MAJENE — Menjelang Bulan Ramadhan 1444 Hijriyah 2023 Masehi, harga telur ayam ras mulai terus merangkak naik di sejumlah pasaran di Kabupaten Majene.

Sebelumnya, harga telur dengan ukuran besar sebesar Rp46 ribu per rak, naik menjadi Rp57 ribu per rak, sedangkan harga telur ukuran sedang sebelumnya sebesar Rp43 ribu per rak, naik menjadi Rp52 ribu per rak.

Kenaikan harga telur ayam ras ini, karena tingginya permintaan menjelang bulan puasa, sementara stok pengiriman distributor juga mulai terbatas. “Kenaikan harga telur sudah terjadi pada awal Maret 2023,” ujar Irwan seorang pedagang telur di Pasar Sentral Majene, Senin (21/03/2023).

Baca Juga  BMKG Himbau Masyarakat Sulbar Waspada dalam Beraktifitas

Kenaikan harga telur ayam ras lanjutnya, juga dipicu keterbatasan stok pasokan dari sejumlah sentra peternak ayam di daerah dikarenakan tingginya permintaan telur.

“Faktor lain pemicu kenaikan harga telur ayam ras menjelang Ramadhan dari informasi distributor adalah harga pakan ayam ikut naik sehingga mempengaruhi harga penjualan telur di pasaran,” terangnya.

Baca Juga  Pencabutan Kupon Undian Diduga Settingan, Peserta Jalan Santai Kecewa

Selain itu, kebutuhan akan komoditas telur ayam ras yang terus meningkat menjelang Ramadhan tentu diharapkan pemerintah melakukan antisipasi untuk menekan harga lonjakan telur.

“Apalagi pasokan dari sentra ayam petelur di Kabupaten Barru Sulawesi Selatan sudah mulai berkurang, selain karena permintaan masyarakat tinggi juga sejumlah pedagang telur melayani permintaan masyarakat di luar daerah Sulawesi,” akunya.

Baca Juga  PLT Kadisdikpora Majene Nyaris Adu Jotos, Bupati Majene Terseret

Salah seorang pembeli di pasar setempat Siti Nadia mengatakan, harga bahan pokok terus merangkak naik, bukan hanya beras, terigu, minyak, bawang, tapi juga telur dan ayam potong.

“Mudah-mudah pemerintah segera turun tangan mengendalikan harga-harga apalagi mau masuk puasa ini, pasti harga bahan-bahan kebutuhan akan naik semua. Kita berharap bisa segera kembali dinormalkan,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *