MAJENE  

Kuasa Hukum Korban Dugaan Pencabulan Dihalang-halangi di SMA Negeri 2 Majene

Lebih spesifik, dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Pasal 76C dan Pasal 80 mengatur bahwa siapa pun yang menghalangi atau menghambat pelindungan anak, termasuk akses hukum dan pendidikan korban, dapat dikenai pidana penjara hingga lima tahun serta denda maksimal Rp100 juta.

Baca Juga  Warga Desak Majelis Pengawas Cabut Izin Oknum Notaris di Majene Diduga Terlibat Mafia Tanah

“Artinya, tindakan pihak sekolah yang mengintimidasi dan menghalangi kuasa hukum dalam proses administrasi pendidikan korban bisa dikategorikan sebagai bentuk penghalangan terhadap upaya perlindungan anak,” ujar Parman.

Baca Juga  Wakapolres Majene Hadiri Upacara HKN Di Pendopo Rujab Bupati

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMA Negeri 2 Majene belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan intimidasi tersebut.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *