Pemdes Bababulo Utara Salurkan BLT Tahap Akhir 2025, Iskandar: Gunakan Secara Bertanggung Jawab

sorotcelebes.com | MAJENE — Pemerintah Desa (Pemdes) Bababulo Utara, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap IV kepada 27 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Rabu, (03/12/2025).

Penyaluran yang digelar di Balai Desa Bababulo Utara itu sekaligus menjadi penutup rangkaian bantuan tunai desa di penghujung tahun anggaran.

Sejak pagi, warga penerima bantuan mulai berdatangan. Mereka membawa berkas persyaratan sambil menunggu giliran pemanggilan dari aparat desa. Suasana berjalan tertib dengan pendampingan langsung para perangkat desa, dan Bhabinkamtibmas.

Pada tahap akhir ini, BLT disalurkan sekaligus untuk tiga bulan: Oktober, November, dan Desember. Nominal yang diterima setiap keluarga sebesar Rp300.000 per bulan.

Baca Juga  Napirman Legislator PKB Minta Pemda Apresiasi Prestasi Internasional Harson

Total Rp900.000 yang diterima masing-masing KPM diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga menjelang akhir tahun.

Kepala Desa Bababulo Utara, Iskandar M., S.Sos., menegaskan bahwa bantuan yang diberikan bukan sekadar dana tunai, tetapi amanah yang harus digunakan secara bertanggung jawab. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak tergoda memakai uang bantuan untuk hal-hal yang tidak penting.

“Saya berharap kepada masyarakat yang menerima bantuan, dananya digunakan sebaik-baiknya. Jangan digunakan untuk berfoya-foya,” ujar Iskandar saat memberikan sambutan di hadapan warga.

Ia pun mengingatkan bahwa BLT tidak diperuntukkan sebagai tabungan. Menurutnya, jika dana tersebut justru disimpan, maka indikator kemampuannya diragukan.

Baca Juga  Kasdam XIV/Hasanuddin Tegaskan Komitmen TNI Perangi Narkoba dan Judol

“Bantuan ini jangan juga ditabung, karena kalau ditabung artinya mampu. Habiskan untuk memenuhi kebutuhan pangan kita sehari-hari,” katanya.

Iskandar menekankan bahwa BLT hadir sebagai instrumen perlindungan sosial bagi keluarga yang benar-benar membutuhkan, terutama dalam memperkuat ketahanan pangan dan pengeluaran dasar rumah tangga. Karena itu, penggunaannya harus tepat sasaran.

Di tengah sambutannya, ia juga mengajak masyarakat penerima untuk tetap aktif mendukung program-program desa. Iskandar menyebut bahwa keberhasilan pembangunan bukan hanya bergantung pada pemerintah desa, tetapi juga partisipasi warganya.

“Bantu kegiatan desa, seperti membantu PKK dalam menghidupkan kebun Dasawisma. Contohnya, bawakan bibit sayur untuk ditanam di kebun tersebut. Dan kegiatan lain yang ada di desa kita,” pesannya.

Baca Juga  Harapan Baru dari Ibukota, Harsinah: Doakan Pak Gubernur Bawa Hasil untuk Sulbar

Ia menilai bahwa keterlibatan warga dalam kegiatan desa akan memperkuat solidaritas dan ketahanan ekonomi keluarga. Kebun Dasawisma, misalnya, dapat menjadi ruang produksi pangan alternatif yang meringankan beban belanja harian warga.

Penyaluran BLT tahap akhir ini juga menjadi momentum evaluasi pelaksanaan bantuan sepanjang tahun 2025. Pemerintah desa memastikan bahwa data KPM telah diverifikasi secara berkala agar bantuan tepat sasaran.

Hingga kegiatan berakhir, proses penyaluran berjalan lancar. Para penerima meninggalkan balai desa sambil membawa bantuan yang akan mereka gunakan untuk kebutuhan akhir tahun.

Pemerintah desa berharap, bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima menjelang pergantian tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *