sorotcelebes.com | MAJENE — Salah satu aspek pendidikan berkualitas adalah terpenuhinya sarana dan prasarana yang memadai dalam pelayanan pendidikan.
Proses belajar mengajar di sekolah dapat terkendala jika tidak dibarengi dengan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai.
Namun kenyataannya, masih sering ditemukan dilapangan, terdapat ruang kelas maupun bangunan sekolah yang rusak ringan bahkan berat, serta kurang layak.
Kualitas pendidikan di desa seringkali menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, minimnya tenaga pendidik berkualitas, dan rendahnya akses terhadap teknologi.
Padahal, infrastruktur seperti ruang kelas merupakan faktor utama yang dapat mempengaruhi kenyaman dalam proses belajar mengajar disekolah.
Hal ini menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Desa (Pemdas) Binanga, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulbar.
Pj. Kepala Desa Binanga, Idchan, SE., tak segan-segan merogoh kantong Dana Desa (DD) Tahap II Tahun 2025 demi meningkatkan kualitas pendidikan diwilayahnya.
Pemdes Binanga menggelontorkan anggaran sebesar Rp. 62.334.000,- (Enam Puluh Dua Juta Tiga Ratus Tiga Puluh Empat Rupiah) untuk penambahan ruang kelas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Dusun butungan.
“Program bantuan penambahan ruang kelas PAUD ini menjadi salah satu agenda prioritas untuk mendukung program nasional yaitu mewujudkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang berkualitas dan berdaya saing, serta mampu berpartisipasi aktif dalam membangun desa dan bangsa,” ujar Idchan, SE.
Menurutnya, Pendidikan merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan desa dan bangsa. Kualitas pendidikan yang baik menjadi kunci untuk menghasilkan generasi muda yang cerdas, terampil, dan berkarakter.
Sebagai bentuk keseriusan dalam mensukseskan program tersebut, Idchan melakukan peninjauan langsung dalam proses pembangungan ruang kelas PAUD itu. Senin (04/08/2025).
Hal itu dilakukan untuk memastikan bahwa pembangunan berjalan sesuai dengan rencana, transparan, dan efektif dalam mencapai tujuan meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat desa.
Ia menyebut, dalam meningkatkan kualitas pendidikan di desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
Peran aktif dan sinergi dari berbagai pihak sangatlah diperlukan untuk mewujudkan cita-cita tersebut.
“Dengan upaya bersama dari pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait, kualitas pendidikan di desa dapat ditingkatkan,” pungkasnya.











