sorotcelebes.com | MAJENE — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Majene sejak Senin malam, 23 Februari 2026, hingga Selasa pagi memicu banjir di sejumlah titik di Desa Tinambung, Kecamatan Pamboang.
Genangan air setinggi 20 hingga 30 sentimeter merendam permukiman warga, akses jalan desa, hingga fasilitas pendidikan.
Di antara lokasi yang terdampak ialah SD Negeri 3 Tinambung. Air menggenangi halaman dan sebagian area sekolah, bahkan ruangan kelas memperlihatkan rentannya infrastruktur pendidikan terhadap cuaca ekstrem yang belakangan kerap terjadi.
Kepala Desa Tinambung, Adriansyah Djohan, turun langsung menyusuri titik-titik banjir pada Selasa, 24 Februari 2026. Ia memantau ketinggian air yang menggenangi fasilitas pendidikan tersebut sekaligus memastikan kondisi warga yang terdampak.
“Kehadiran pemerintah desa di tengah warga merupakan bentuk nyata komitmen pelayanan dan respons cepat terhadap situasi darurat,” ujar Adriansyah di sela peninjauan.
Menurut dia, banjir dipicu intensitas hujan tinggi yang berlangsung sejak malam sebelumnya. Volume air terus meningkat seiring curah hujan yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
“Kami memprioritaskan keselamatan warga. Pemerintah desa hadir langsung untuk memastikan kondisi masyarakat aman,” katanya.
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, ketinggian air berkisar antara 20 hingga 30 sentimeter.
Ia juga mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
Pemerintah desa meminta masyarakat menjaga keselamatan serta mengintensifkan gerakan kebersihan lingkungan untuk mencegah risiko penyakit pascabanjir.
Hingga Selasa siang, hujan masih turun di sebagian wilayah Desa Tinambung. Pemerintah desa memperkirakan volume air berpotensi bertambah jika intensitas hujan tidak menurun.













