Polres Majene Sisir Tuntas Dugaan Korupsi Dana KUR dan Kupedes di Bank BUMN

Ipda Aulia Usmin, S.H., Kanit Tipidkor Polres Majene. (Ist).

sorotcelebes.com | MAJENE — Kepolisian Resor Majene tak ingin kecolongan. Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polres Majene kini berpacu dengan waktu untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Umum Pedesaan (Kupedes) yang mengalir dari salah satu bank milik negara. Skema penyaluran dana tahun anggaran 2021 hingga 2023 itu kini tengah dibedah habis-habisan.

Kasus ini telah memasuki tahap penyidikan sejak Juni 2025. Kepolisian memastikan, penyelidikan tidak mandek. Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) juga telah dikirim ke Kejaksaan Negeri Majene sebagai bagian dari prosedur hukum.

Baca Juga  Warga Digegerkan Penemuan Kerangka Manusia di BTN Permata Sari, Penyebab Kematian Misteri!

“Proses hukum masih berjalan. SPDP sudah kami serahkan, dan penyidikan kami lakukan menyeluruh,” kata Kanit Tipidkor Polres Majene, IPDA Aulia Usmin, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin, 20 Oktober 2025.

Penyidik telah memeriksa ratusan nasabah dan sejumlah pihak internal bank plat merah itu sebagai saksi. Tujuannya, membongkar alur dana yang diduga menyimpang dari jalur.

Baca Juga  PERMAHI Majene Kutuk Kriminalisasi Massa Aksi Penolakan TPA Saluramo, Desak Kapolda Sulbar Bebaskan Dua Warga yang Ditangkap

Tim Tipidkor juga telah menggelar perkara bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia. Penghitungan kerugian negara dilakukan langsung di lapangan pada Agustus 2025, selama lebih dari 40 hari.

“Kami tinggal menunggu hasil resmi dari BPK RI. Setelah itu, penetapan tersangka akan dilakukan,” ujar Aulia.

Ia meminta publik bersabar dan mempercayakan penanganan perkara ini kepada aparat penegak hukum.

Dugaan sementara, praktik lancung ini merugikan negara hingga miliaran rupiah. Modusnya, penyalahgunaan wewenang dan manipulasi data penerima kredit. Beberapa pengajuan pinjaman diduga fiktif, sebagian lagi menyimpang dari prosedur penyaluran bantuan usaha rakyat.

Baca Juga  Empat Pelaku Penyalahguna Narkoba Berhasil Dibekuk Polres Majene

Langkah agresif Polres Majene ini menjadi penanda komitmen kepolisian dalam menyikat habis praktik korupsi di lingkup layanan publik, khususnya yang menyasar masyarakat bawah. Kredit usaha rakyat sejatinya ditujukan untuk menggerakkan roda ekonomi akar rumput, bukan menjadi lahan bancakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *