OPINI  

Catatan Anno AS: Studi Karya Inovasi

Tiga kata yang menyatu dalam perjalanan road show OPD Pemprov Sulbar di wilayah selatan. Tiga kata ini dicetuskan oleh Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin saat mengawali perjalanan kami ke selatan.

Dejavu Sulsel

Hirarki nya seperti ini. Studi adalah penelitian ilmiah, kajian atau telaah. Karya adalah hasil pemikiran kreatif seseorang yang tidak dapat dibatasi lalu Inovasi adalah menemukan sesuatu hal yang baru atau melakukan berbagai pembaruan yang terbentuk dalam sebuah produk, ide, desain.
Dalam narasi kesehariannya, kira kira seperti ini.

Bahwa terdapat sekitar 20 an kepala OPD Sulbar ikut serta ke Kabupaten Bulukumba, Bantaeng, Takalar, Barru, Soppeng, Wajo dan Bone melakukan kajian langsung di lapangan. Melalui kajian langsung, praktek langsung, mendengar dan melihat langsung sehingga menimbulkan ide yang kreatif untuk melahirkan loncatan loncatan pemikiran yang diproduksi atau didesain oleh para kepala OPD Pemprov Sulbar.

Baca Juga  Sulbar 21 Tahun: Dari Takbir di Masjid Raya hingga Janji Panca Daya

Di tengah singkatnya bertugas di Sulbar, Bahtiar sekali lagi tak sekadar menggugurkan kewajiban. Apalagi bekerja di Sulbar, provinsi yang hanya administrasi membedakan antara induk semangnya Sulawesi Selatan.

Maka digagas lah konsep, agenda dan strategi kerja yang dapat segera mungkin dirasakan oleh rakyat Sulbar. Kurun waktu 2 bulan saja, Bahtiar telah mendatangi seluruh kabupaten se Sulbar hingga 2 kali. Telah menemui Tomas, Pemdanya, DPRD nya, Forkopimdanya, terjun langsung ke lapangan untuk membedah Sulbar. “70 persen lapangan, 30 persen kantor” beginilah ritme kerja Pj. Bahtiar.

Baca Juga  Narkoba, Ancaman Nyata Generasi Muslim

Kawan yang baik!
Maka pekan ini Pj Bahtiar bersama para Kepala OPD nya banyakan di Sulsel, tak perlu jauh jauh ke pulau Jawa apalagi Luar Negeri sekadar mengambil keberhasilan suatu daerah. Cukup kabupaten di wilayah Selatan yang telah didata oleh Bahtiar, bahawa daerah tersebut memiliki kesamaan dengan Sulbar. “Saya memposisikan diri datang belajar di Bulukumba. Tak ada masalah, untuk turun sedikit demi kebaikan Sulbar”ujar Bahtiar.

Maka masuklah kita di Bulukumba, mampir di Bantaeng, Takalar lalu akan ke Barru, Soppeng, Wajo, Bone dan menuju Sulbar. Perjalanan cukup panjang dan mungkin orang mengatakan lelah. Tapi bagi Bahtiar dan kami, ukuran lelah sirna sebab kami membayangkan senyum sumringah, wajah gembira rakyat Sulbar sebab kelak mereka menikmati hasil yang digagas, dirangkai dan telah didesain oleh OPD Sulbar di bawah Passandeq, Bahtiar Baharuddin.

Baca Juga  Kemerdekaan Kaum Perempuan Tersandera Kejahatan Seksual

Apa nilai dari Studi Karya Inovasi ini? Ahh terlalu panjang kawan untuk saya jelaskan Sebab di kepala para OPD yang ikut! Telah terpatri konsep, mindset, pola pikir dan strategi yang mereka akan kerjakan

DEMI SULBAR 2024

Perjalanan ini tentu sekiblat dengan RPJMD 20 tahun Sulbar yang telah diteken bersama DPRD dan Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin. Akhir kata “kitab Sulbar menuju kesejahteraan dan gemilang telah tercipta melalui RPJMD”.

AnnoAS#MediaPjBahtiar#Komunikasi#Sulbar2024#Ekonomibiru#Ekonomihijau

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *