Hal tersebut ditegaskan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Majene, Misbahuddin kepada awak media saat ditemui diruang kerjanya. Senin 14 April 2025.
“Kita akan maksimalkan ini, paling lambat minggu depan sudah diusulkan untuk dibayarkan. Progres pekerjaan administrasinya oleh teman-teman pelaksana tekhnis alhamdulillah sudah sampai 80 persen,” ujarnya
Kadisdikpora juga menjelaskan, pihaknya terkadang terkendala dalam melakukan verifikasi administrasi karena berkas yang dikumpulkan guru penerima berbeda dengan yang terbaca dalam sistem yang berimbas pada keterlambatan pembayar THR-TPG tahun 2024.
“Yang menjadi kendala dikami verifikasi datanya, biasa ada kesalahan data, baik yang dibuat oleh guru yang bersangkutan (bagi penerima, red) dan juga yang terbaca disistem kita, itu yang selalu kita perbaiki hingga saat ini,” ungkap Misbahuddin.











